PURBALINGGA | SUARA-RAKYAT.Net – Hamzah Asadullah resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Manajer Persibangga Purbalingga. Keputusan tersebut disampaikan melalui surat pengunduran diri tertanggal 18 Februari 2026 yang ditandatangani langsung oleh Hamzah dan dirilis oleh manajemen tim.
Dalam suratnya, Hamzah menyatakan bahwa keputusan mundur diambil setelah melalui pertimbangan matang dan evaluasi menyeluruh terhadap perjalanan serta capaian tim selama masa kepemimpinannya. Ia mengakui masih terdapat berbagai kekurangan dan target yang belum tercapai secara optimal selama mengemban amanah tersebut.
Hamzah juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Purbalingga, suporter, pemain, ofisial, sponsor, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan. Ia menilai kontribusi yang diberikan belum sepenuhnya memenuhi harapan besar publik terhadap Persibangga.
“Keputusan ini saya ambil setelah melalui pertimbangan yang matang dan evaluasi menyeluruh. Saya menyadari masih banyak kekurangan selama saya mengemban amanah sebagai Manajer Persibangga, dan belum mampu memberikan hasil terbaik sesuai harapan masyarakat Purbalingga. Saya menyampaikan permohonan maaf kepada suporter, pemain, ofisial, sponsor, dan seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan serta dukungan. Meski saya mundur dari jabatan, saya tetap berharap Persibangga Purbalingga terus berbenah, berkembang, dan kembali meraih prestasi yang membanggakan di masa mendatang.” terang Hamzah.
Meski mengundurkan diri, Hamzah menegaskan harapannya agar Persibangga Purbalingga terus berbenah dan berkembang ke arah yang lebih baik. Ia optimistis tim kebanggaan masyarakat Purbalingga tersebut dapat kembali meraih prestasi membanggakan di masa mendatang dengan dukungan penuh dari seluruh elemen.
Surat pengunduran diri tersebut ditutup dengan pernyataan bahwa keputusan diambil dengan penuh tanggung jawab, disertai ucapan terima kasih atas perhatian dan pengertian semua pihak.

Surya Utama
Halo, saya Surya Utama, Pemimpin Redaksi Suara-rakyat.Net.
Saya dipercaya untuk memimpin redaksi dalam menyajikan berita yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Bagi saya, jurnalisme adalah panggilan untuk menjaga kebenaran dan memberikan informasi yang bisa menjadi suara rakyat.
