SEMARANG | SUARA-RAKYAT.NET – Melimpahnya sumber daya alam yang dimiliki Indonesia kembali menjadi sorotan. Di tengah kekayaan tambang, hutan, hasil laut, pertanian hingga energi yang dimiliki negeri ini, masyarakat justru dihadapkan pada beban pajak yang dinilai semakin berat dan menjangkau hampir seluruh aspek kehidupan.
Kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari Ketua DPW Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Jawa Tengah, Teguh Supriyanto, yang mempertanyakan sejauh mana pengelolaan kekayaan alam benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat.
Menurut Teguh, Indonesia memiliki potensi ekonomi yang sangat besar dari sektor sumber daya alam. Namun, manfaatnya dinilai belum dirasakan secara optimal oleh masyarakat luas, sementara kewajiban perpajakan terus meningkat.
“Negara kita kaya akan sumber daya alam. Namun yang dirasakan masyarakat justru beban pajak yang terus bertambah. Ini menjadi pertanyaan besar yang perlu dijawab secara terbuka oleh para pemangku kebijakan,” ujar Teguh di Semarang, Senin (7/7/2026).
Ia menilai pemerintah perlu menghadirkan transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola sumber daya alam agar masyarakat mengetahui besaran penerimaan negara serta pemanfaatannya untuk kepentingan publik.
Menurutnya, apabila hasil pengelolaan kekayaan alam dapat dioptimalkan dan dikelola secara efektif, ketergantungan terhadap penerimaan dari sektor perpajakan dapat dikurangi sehingga beban masyarakat tidak semakin berat.
“Rakyat berhak mengetahui ke mana hasil pengelolaan sumber daya alam disalurkan. Transparansi menjadi kunci agar kepercayaan publik tetap terjaga,” tegasnya.
Teguh juga mengingatkan bahwa meningkatnya beban ekonomi masyarakat berpotensi memengaruhi daya beli, pertumbuhan usaha mikro, hingga kondisi perekonomian nasional apabila tidak diimbangi dengan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.
Ia menegaskan bahwa kritik tersebut bukan bentuk penolakan terhadap pajak sebagai kewajiban warga negara, melainkan dorongan agar sistem perpajakan berjalan secara adil dan selaras dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami tidak menolak pajak. Namun pajak harus dibarengi dengan pengelolaan kekayaan alam yang transparan, akuntabel, dan hasilnya benar-benar kembali kepada rakyat. Jangan sampai negara dikenal kaya, tetapi rakyatnya masih bergelut dengan kesulitan ekonomi,” pungkasnya.
Pernyataan tersebut diharapkan menjadi bagian dari diskusi publik mengenai tata kelola sumber daya alam, transparansi fiskal, serta upaya mewujudkan pemerataan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Redaksi SUARA-RAKYAT.NET

Surya Utama
Halo, saya Surya Utama, Pemimpin Redaksi Suara-rakyat.Net.
Saya dipercaya untuk memimpin redaksi dalam menyajikan berita yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Bagi saya, jurnalisme adalah panggilan untuk menjaga kebenaran dan memberikan informasi yang bisa menjadi suara rakyat.
