PURBALINGGA | SUARA-RAKYAT.NET – Dunia hukum kembali diguncang aksi brutal. Seorang advokat menjadi korban penusukan yang diduga dilakukan oknum debt collector (DC). Peristiwa ini memantik kemarahan dan kecaman keras dari berbagai kalangan, salah satunya Rasmono, S.H., Direktur Utama PT Digital Indo Group.
Rasmono menyebut insiden tersebut bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan bentuk nyata teror terhadap profesi penegak hukum.
“Ini bukan hanya penusukan terhadap seorang advokat. Ini serangan terhadap sistem keadilan. Advokat adalah penegak hukum yang dilindungi undang-undang. Jika mereka diserang saat menjalankan tugas, negara tidak boleh diam,” tegas Rasmono kepada Redaksi SUARA-RAKYAT.NET
Ia menilai praktik-praktik intimidasi yang kerap dilakukan oknum debt collector selama ini sudah melewati batas. Penagihan utang yang seharusnya berjalan sesuai mekanisme hukum justru sering berubah menjadi aksi tekanan, ancaman, bahkan kekerasan.
“Premanisme berkedok penagihan utang harus dihentikan. Tidak boleh ada ruang bagi kekerasan dalam negara hukum. Aparat harus bertindak tegas dan transparan,” ujarnya.
Menurut Rasmono, peristiwa ini menjadi alarm keras bagi aparat penegak hukum untuk memastikan perlindungan maksimal terhadap advokat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Advokat. Ia mendesak agar pelaku diproses secara hukum tanpa kompromi.
“Penegakan hukum tidak boleh pandang bulu. Siapa pun pelakunya, harus dihukum berat agar ada efek jera. Kalau tidak, ini bisa menjadi preseden buruk dan mengancam profesi advokat di seluruh Indonesia,” tambahnya.
Rasmono juga meminta lembaga pembiayaan dan pihak ketiga yang menggunakan jasa penagihan utang untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Menurutnya, penggunaan jasa debt collector yang bertindak di luar koridor hukum berpotensi melanggar hak asasi manusia dan mencederai supremasi hukum.
Sementara itu, aparat kepolisian tengah menangani kasus penusukan tersebut. Korban dilaporkan masih menjalani perawatan medis intensif.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa hukum harus ditegakkan dengan cara yang beradab. Ketika kekerasan mulai merangsek masuk ke ruang profesi penegak hukum, maka yang terancam bukan hanya individu, tetapi wibawa keadilan itu sendiri.
Redaksi SUARA-RAKYAT.NET akan terus mengawal perkembangan kasus ini.

Surya Utama
Halo, saya Surya Utama, Pemimpin Redaksi Suara-rakyat.Net.
Saya dipercaya untuk memimpin redaksi dalam menyajikan berita yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Bagi saya, jurnalisme adalah panggilan untuk menjaga kebenaran dan memberikan informasi yang bisa menjadi suara rakyat.
