PURBALINGGA, SUARA-RAKYAT.NET | Seorang pelajar kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, berinisial N, menjadi korban dugaan pembacokan oleh sekelompok orang yang diduga sebagai gangster. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (8/2) sekitar pukul 02.30 WIB di wilayah Penambongan, tepatnya di utara perempatan Mewek.

Insiden bermula ketika korban bersama dua rekannya hendak pulang ke rumahnya di Desa Muntang, Kecamatan Kemangkon, usai membeli makanan di kawasan GOR Goentoer Darjono Purbalingga. Namun, setibanya di sekitar perempatan Mewek, mereka diduga dihadang sekitar 12 sepeda motor yang ditumpangi sejumlah orang bersenjata tajam.
Ayah korban, Wartoyo, menuturkan bahwa anaknya menjadi sasaran pembacokan oleh beberapa orang yang diduga membawa celurit dan parang. Akibat serangan tersebut, N mengalami luka robek serius di bagian dahi sepanjang kurang lebih 10 sentimeter dan harus menjalani penanganan medis dengan 13 jahitan.
Meski dalam kondisi terluka, korban tetap berusaha menyelamatkan diri dengan memacu sepeda motor menuju rumahnya. Ia sempat dikejar oleh para pelaku sebelum akhirnya berhasil lolos dan tiba di rumah dengan selamat.
Keluarga korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Purbalingga. Kasat Reskrim Polres Purbalingga AKP Siswanto membenarkan adanya laporan itu dan menyatakan bahwa kasus tersebut tengah dalam proses penyelidikan.
Pihak keluarga berharap aparat penegak hukum segera mengungkap identitas para pelaku serta motif di balik aksi tersebut. Mereka meminta tindakan tegas agar kejadian serupa tidak kembali menimpa warga lainnya.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan pendalaman dan pengumpulan bukti guna mengungkap pelaku yang terlibat dalam dugaan aksi kekerasan tersebut.

Surya Utama
Halo, saya Surya Utama, Pemimpin Redaksi Suara-rakyat.Net.
Saya dipercaya untuk memimpin redaksi dalam menyajikan berita yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Bagi saya, jurnalisme adalah panggilan untuk menjaga kebenaran dan memberikan informasi yang bisa menjadi suara rakyat.
