SEKOLAH LANSIA “SEHATI” METASeh DIGELAR, DORONG LANSIA TETAP AKTIF DAN PRODUKTIF

Suara-Rakyat.Net | Semarang, 25 April 2026 — Upaya meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia terus digencarkan. Salah satunya melalui penyelenggaraan Sekolah Lansia “SEHATI” di Balai Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Sabtu (25/04/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pemberdayaan lansia agar tetap sehat, mandiri, serta produktif di usia senja.

Sekitar 45 peserta lansia bersama 15 pengurus turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Hadir dalam kesempatan itu Camat Tembalang Adi A. Padang serta Lurah Meteseh Joko Rahmantoko yang memberikan dukungan penuh terhadap program ini.

Kepala Sekolah Lansia Meteseh, Buhadi Mardiatmojo, menjelaskan bahwa program ini merupakan inisiatif yang berjalan sepanjang tahun 2026 hingga Agustus mendatang. Pertemuan dijadwalkan rutin setiap bulan sebagai bagian dari proses pembelajaran sebelum para peserta mengikuti wisuda di akhir program.

“Kelurahan Meteseh mendapat kepercayaan sebagai penyelenggara. Harapannya, para lansia tidak hanya sehat, tetapi juga tetap aktif dan memiliki peran di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini dirancang tidak sekadar sebagai ruang belajar, tetapi juga sebagai wadah untuk menggali potensi lansia yang selama ini belum terfasilitasi secara optimal.

Sementara itu, Camat Tembalang Adi A. Padang dalam sambutannya menekankan pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan lansia. Ia berharap program ini mampu meningkatkan taraf hidup sekaligus kesehatan para peserta.

“Kami akan terus mendukung kegiatan positif seperti ini agar para lansia tetap berdaya dan memiliki kualitas hidup yang baik,” ungkapnya.

Materi dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Tri Handayani dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Ia memaparkan konsep “7 Dimensi Lansia” serta tahapan menuju Lansia SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Kreatif, dan Tangguh), sebagai bekal bagi peserta dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Program ini juga sejalan dengan kebijakan nasional dalam menghadapi peningkatan jumlah lansia di Indonesia. Berdasarkan data Susenas Maret 2023, sekitar 11,75 persen penduduk Indonesia merupakan lansia, menandakan bahwa Indonesia telah memasuki era struktur penduduk menua (ageing population).

Sebagai bentuk implementasi, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama Indonesia Ramah Lansia (IRL) sejak 2023 mendorong pengembangan Sekolah Lansia melalui program Bina Keluarga Lansia.

Sekolah Lansia sendiri merupakan bentuk pendidikan nonformal yang dirancang dengan pendekatan interaktif, mulai dari latihan fisik, permainan, hingga senam kesehatan. Tujuannya adalah membekali lansia dengan pengetahuan untuk menjaga kemandirian sekaligus mencegah penyakit degeneratif.

Kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Para peserta tampak aktif mengikuti berbagai sesi, termasuk permainan yang dipandu oleh Kris Tarno, Ning, dan Yuli, yang semakin menambah semarak suasana.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para lansia tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang tetap mampu berkontribusi bagi keluarga, masyarakat, dan negara.

Surya Utama
Surya Utama
Pimred Suara-Rakyat.Net at  | Web |  + posts

Halo, saya Surya Utama, Pemimpin Redaksi Suara-rakyat.Net.

Saya dipercaya untuk memimpin redaksi dalam menyajikan berita yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Bagi saya, jurnalisme adalah panggilan untuk menjaga kebenaran dan memberikan informasi yang bisa menjadi suara rakyat.

Tinggalkan Balasan