PURBALINGGA, SUARA-RAKYAT.NET – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa semarak di Desa Kedung Wuluh, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Minggu (30/8/2026).

Ratusan warga dari berbagai wilayah di Desa Kedung Wuluh ambil bagian dalam Karnaval Desa Kedung Wuluh yang melibatkan 23 kelompok RT se-desa. Kegiatan tersebut menjadi salah satu momentum warga untuk merayakan kemerdekaan sekaligus mempererat hubungan sosial antarmasyarakat.


Karnaval mengambil titik start dari Lapangan Desa Kedung Wuluh dan berakhir di Kantor Desa Kedung Wuluh. Masing-masing kelompok RT tampil dengan beragam kreativitas dan semangat kebersamaan, menjadikan suasana desa semakin meriah.
Ketua Panitia Karnaval, Anjar Waluyo, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu memperkuat silaturahmi dan kecintaan terhadap budaya Indonesia.

“Acara ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antarwarga Desa Kedung Wuluh dan mempertebal budaya Indonesia dalam memperingati HUT RI ke-81,” ujar Anjar.
Antusiasme juga terlihat dari peserta yang mengikuti kegiatan. Nisam, salah satu peserta karnaval, berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Semoga acaranya lancar dan bisa diadakan rutin setiap tahun di Desa Kedung Wuluh,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan bersama seperti karnaval dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, berinteraksi, sekaligus menunjukkan kreativitas warga dalam suasana peringatan kemerdekaan.
Bukan Sekadar Hiburan
Karnaval desa memiliki arti lebih luas ketika ditempatkan sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan. Di tengah kehidupan masyarakat yang semakin dinamis, kegiatan yang melibatkan warga dari berbagai RT dapat menjadi ruang untuk membangun kembali kebersamaan dan gotong royong.
Kehadiran 23 kelompok RT juga menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam menyemarakkan peringatan HUT ke-81 RI di tingkat desa.
Camat Kalimanah, Panggih Adi Susilo, S.H., turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Ia berharap momentum peringatan kemerdekaan dapat mempererat persaudaraan sekaligus meningkatkan semangat nasionalisme masyarakat.
“Kami berharap acara ini dapat mempererat persaudaraan dan menambah semangat nasionalisme demi mengisi dan menjaga kemerdekaan Republik Indonesia. Mudah-mudahan warga bahagia dan selalu semangat serta dilimpahi banyak keberkahan,” kata Panggih.
Semangat yang ditunjukkan warga Desa Kedung Wuluh menjadi gambaran bahwa perayaan kemerdekaan tidak selalu harus berlangsung dalam skala besar. Dari lingkungan desa, nilai persatuan, gotong royong, kreativitas, dan kecintaan terhadap budaya Indonesia dapat terus dirawat.
Karnaval pun bukan hanya tentang kemeriahan kostum dan kreativitas peserta, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat menjaga tradisi kebersamaan agar tetap hidup dari tahun ke tahun.
Dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat melalui 23 kelompok RT, Karnaval Desa Kedung Wuluh diharapkan menjadi agenda tahunan yang semakin baik, sekaligus menjadi ruang silaturahmi dan ekspresi kreativitas warga dalam mengisi kemerdekaan.
Reporter: SURYA UTAMA
SUARA-RAKYAT.NET

