36 Penegak Laksana Baru SMAN 1 Padamara Lahir dari Pengembaraan Berat, Ditutup Prosesi Haru Bakti Orang Tua

Suara-Rakyat.Net | PURBALINGGA – Sebanyak 36 anggota Pramuka SMA Negeri 1 Padamara (PRAMMARA) resmi menyandang status Penegak Laksana setelah melewati rangkaian ujian fisik dan mental yang tidak ringan. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (18–19 April 2026), menjadi bukti nyata ketangguhan dan kedisiplinan para peserta.

Pengembaraan dimulai dari pangkalan sekolah menuju Curug Ceheng dengan berjalan kaki, menempuh rute pulang-pergi yang cukup menguras tenaga. Pada hari pertama, para calon Laksana harus menghadapi teriknya matahari sepanjang perjalanan. Tantangan semakin lengkap ketika hujan turun deras saat rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB hingga menjelang malam.

Meski dihadapkan pada medan menanjak dan cuaca yang berubah drastis, semangat para peserta tetap terjaga. Mereka bermalam di kawasan Curug Ceheng, menjalani refleksi diri di tengah suasana alam yang sejuk, sebelum kembali melanjutkan perjalanan ke sekolah pada keesokan harinya.

Setibanya di SMAN 1 Padamara pada Minggu siang, suasana kelelahan seketika berubah menjadi penuh semangat. Dalam upacara pelantikan di lapangan sekolah, para peserta mengucapkan ikrar di bawah Sang Merah Putih dan secara resmi dikukuhkan sebagai Penegak Laksana. Penyematan Tanda Kecakapan Umum (TKU) menjadi simbol kesiapan mereka untuk berperan aktif sebagai generasi muda yang bertanggung jawab di tengah masyarakat.

Momen paling menyentuh terjadi pada penutupan kegiatan melalui prosesi Bakti Orang Tua. Di hadapan ayah dan ibu yang hadir, para Laksana baru bersimpuh dan membasuh kaki orang tua menggunakan air bunga. Prosesi ini menjadi simbol penghormatan, permohonan maaf, serta ungkapan terima kasih atas doa dan dukungan yang selama ini mengiringi perjalanan mereka.

Suasana haru tak terhindarkan. Tangis bahagia pecah saat orang tua memeluk anak-anak mereka yang telah melewati proses panjang pembentukan karakter.

Pembina Pramuka SMAN 1 Padamara, Andri, menyampaikan apresiasi atas perjuangan para peserta.

“Perjalanan mereka bukan sekadar menempuh jarak menuju Curug Ceheng, tetapi juga proses menempa diri. Apa yang dilakukan hari ini, terutama saat bakti kepada orang tua, adalah cerminan nilai sejati seorang Pramuka,” ujarnya.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pelantikan, tetapi juga momentum pembentukan karakter, kedisiplinan, serta penguatan nilai-nilai penghormatan kepada orang tua yang menjadi bagian penting dalam pendidikan kepramukaan.

Web |  + posts

Tinggalkan Balasan