SUARA-RAKYAT.NET | PURBALINGGA – Tradisi tasyakuran walimatul khitan kembali menjadi ajang mempererat kebersamaan warga di Desa Pengalusan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga. Suasana hangat dan penuh kegembiraan terlihat dalam acara syukuran keluarga Bapak Untung Hidayat yang digelar pada Jumat (8/5/2026).
Acara yang berlangsung di kediamannya di RT 03 RW 02 Desa Pengalusan tersebut diselenggarakan sebagai ungkapan rasa syukur atas khitan putra tercinta, Trian Anugrah Hidayat dan Damar Ansor Hidayat. Sejak siang hari, masyarakat, kerabat, hingga tokoh lingkungan berdatangan untuk memberikan doa dan ucapan selamat kepada keluarga.
Nuansa kemeriahan semakin terasa ketika tim drumband Banser GP Ansor Gema Nawa Kartika asal Wonosobo tampil menghibur para tamu undangan. Aksi musikal yang energik dipadukan dengan formasi atraktif sukses mencuri perhatian warga yang memadati lokasi acara.
Selain menjadi hiburan rakyat, penampilan drumband tersebut juga menghadirkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan di tengah masyarakat desa. Anak-anak hingga orang dewasa tampak antusias mengikuti jalannya pertunjukan hingga selesai.
Dalam kesempatan itu, Untung Hidayat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh tamu yang hadir serta mendoakan kedua putranya agar tumbuh menjadi anak yang saleh dan berakhlak baik.
“Syukur alhamdulillah acara berjalan lancar dan penuh kebahagiaan. Kehadiran masyarakat menjadi kehormatan sekaligus penyemangat bagi keluarga kami. Semoga anak-anak kami menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, agama, dan lingkungan,” ungkapnya.
Menurutnya, tradisi walimatul khitan tidak hanya dimaknai sebagai bentuk rasa syukur, tetapi juga menjadi sarana menjaga hubungan sosial dan memperkuat silaturahmi antarwarga.
Acara berlangsung tertib dan penuh keakraban hingga selesai. Warga berharap tradisi kebersamaan semacam ini terus terjaga sebagai bagian dari budaya gotong royong masyarakat pedesaan.
(Tim Redaksi SUARA RAKYAT)
