Ratusan Pensiunan Suarakan Keluhan di Purwokerto, Minta Dana Pensiun Tak Lagi Dipotong

PURWOKERTO | Suara-Rakyat.net – Harapan untuk menikmati masa pensiun dengan tenang justru berubah menjadi keresahan bagi puluhan pensiunan nasabah Mandiri Taspen KCP Purwokerto. Merasa hak mereka belum terpenuhi, sekitar 200 orang yang terdiri atas para pensiunan bersama anak dan cucunya menggelar aksi damai pada Jumat (26/6/2026).

Aksi dimulai pukul 08.00 WIB dengan long march dari Klinik Hukum Peradi SAI Purwokerto menuju Kantor Mandiri Taspen KCP Purwokerto. Dengan membawa spanduk dan menyampaikan orasi secara tertib, mereka meminta agar pemotongan dana pensiun segera dihentikan serta kredit yang mereka anggap bermasalah dapat dibatalkan.

Ratusan Pensiunan Suarakan Keluhan di Purwokerto, Minta Dana Pensiun Tak Lagi Dipotong

Menurut para peserta aksi, sebanyak 122 pensiunan menjadi korban dugaan penipuan investasi yang diduga melibatkan seorang mantan karyawan Mandiri Taspen berinisial D bersama rekannya. Para korban mengklaim total kerugian mencapai sekitar Rp27 miliar sejak tahun 2024.

Mereka juga menilai pihak Mandiri Taspen KCP Purwokerto perlu memberikan penjelasan dan penyelesaian karena proses akad kredit disebut berlangsung pada jam operasional kantor bank. Tuntutan utama para peserta aksi adalah pemulihan hak atas dana pensiun yang hingga kini masih dipotong setiap bulan.

Salah satu peserta aksi berinisial K (60) mengaku harus kehilangan sekitar Rp2 juta dari dana pensiunnya setiap bulan selama kurang lebih satu tahun.

“Kami datang bukan untuk membuat keributan. Kami hanya ingin hak pensiun kami kembali dan persoalan ini segera diselesaikan,” ungkapnya.

Aksi tersebut didampingi oleh kuasa hukum dari Klinik Hukum Peradi SAI Purwokerto, H. Djoko Susanto, S.H. Menurutnya, penyampaian aspirasi dilakukan secara damai sebagai upaya mendorong penyelesaian yang memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi para pensiunan.

Selama aksi berlangsung, kegiatan berjalan tertib dengan pengamanan aparat kepolisian. Para peserta berharap aspirasi mereka mendapat perhatian sehingga tidak ada lagi pensiunan yang harus menanggung beban potongan dana pensiun akibat persoalan yang sedang diperselisihkan.

Hingga berita ini dipublikasikan, Suara-Rakyat.net masih menunggu tanggapan resmi dari pihak Mandiri Taspen KCP Purwokerto terkait tuntutan para peserta aksi dan dugaan yang disampaikan. Tanggapan tersebut akan dimuat sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang sesuai kaidah jurnalistik.

Reporter : Surya Utama

Editor: Megami

Web |  + posts

Tinggalkan Balasan