JOGJAKARTA, SUARA-RAKYAT.NET – Nama besar Sheila On 7 di industri musik Indonesia telah melekat sebagai salah satu band legendaris yang mampu bertahan selama puluhan tahun. Deretan lagu hits yang mereka ciptakan masih terus didengarkan dan dinikmati lintas generasi hingga saat ini.
Di tengah tren musisi yang aktif tampil di berbagai podcast dan kanal YouTube, Sheila On 7 justru memilih jalur yang berbeda. Band asal Yogyakarta tersebut lebih sering berbagi cerita melalui siaran radio dibandingkan hadir dalam podcast milik para publik figur.
Keputusan tersebut ternyata memiliki alasan yang kuat. Gitaris sekaligus pencipta lagu Sheila On 7, Eross Candra, mengungkapkan bahwa radio memiliki peran yang sangat besar dalam perjalanan karier band yang telah membesarkan namanya.
Menurut Eross, radio bukan sekadar media yang memutar lagu-lagu Sheila On 7, tetapi menjadi pintu pertama yang memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat luas.
“Radio itu kayak anak-anak yang dibukakan pintu sama orang tuanya ke dunia yang sangat luas,” ujar Eross Candra saat ditemui awak media, Kamis (6/8/2026).
Eross kemudian mengenang masa-masa awal perjalanan Sheila On 7 pada akhir 1990-an. Saat itu, band tersebut baru merilis single perdana berjudul “Kita“. Namun, sebuah stasiun radio mengambil inisiatif berbeda dengan memutar lagu “Dan“, meski belum ditetapkan sebagai single berikutnya oleh pihak label rekaman.
Keputusan tersebut justru menjadi titik balik yang mengubah perjalanan Sheila On 7. Lagu “Dan” mendapat respons luar biasa dari pendengar dan kemudian diikuti oleh banyak stasiun radio di berbagai daerah.
“Kalau bahasanya sekarang, lagu itu jadi viral. Radio-radio lain ikut memutarkan lagu tersebut,” kenang Eross.
Ia mengungkapkan, saat itu pihak label rekaman bahkan sempat terkejut karena belum merilis lagu tersebut sebagai single resmi, tetapi radio sudah lebih dahulu mempopulerkannya.
“Label kita waktu itu sampai bingung karena belum memberikan lagu itu sebagai single kedua, tetapi radio sudah berinisiatif memutarnya,” katanya.
Eross pun mengaku memiliki rasa terima kasih dan utang budi yang besar kepada industri radio. Menurutnya, tanpa dukungan radio, perjalanan hidupnya kemungkinan akan berbeda.
“Kalau tidak ada radio, mungkin saya sekarang jadi guru Taekwondo. Radio benar-benar menjadi cikal bakal perjalanan Sheila On 7,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi bukti bahwa di tengah pesatnya perkembangan platform digital, radio tetap memiliki peran penting dalam melahirkan dan membesarkan musisi Indonesia. Bagi Sheila On 7, radio bukan sekadar media promosi, melainkan bagian dari sejarah yang mengantarkan mereka menjadi salah satu band paling berpengaruh di Tanah Air.

